Dalam kunjungan ke SMK-SMK di Kudus baru-baru ini, Tim Graha Padma salah satunya meninjau SMK PGRI 1 Kudus.
Ini adalah sekolah yang memiliki berbagai jurusan dengan setiap program keahlian disusun sesuai kebutuhan industri. SMK ini juga memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan unggul di dunia kerja.
Kepala Sekolah Bambang Sugiarto yang menyambut tim Graha Padma menjelaskan, SMK PGRI 1 dilengkapi tenaga pengajar profesional dan fasilitas lengkap.
“Sekolah ini mendidik siswa yang ingin menguasai keterampilan spesifik di bidang Akuntansi & Keuangan Lembaga, Manajemen Perkantoran & Layanan Bisnis, Bisnis Digital, Kecantikan & Spa, serta Perhotelan”, tuturnya.
Ia juga menyebut, sekolah banyak membantu support usaha spa baik di Jakarta maupun Bali. Juga memasok untuk perhotelan, front liner dan customer service.

Selanjutnya rombongan kemudian dipandu Fahriya, siswi yang akan naik kelas 12, untuk melihat fasilitas dan praktik siswa di Jurusan Kecantikan dan Spa. Ada tiga bidang konsentrasi yang dipelajari yakni spa, rambut, dan make up.
Jurusan Kecantikan dan Spa merupakan salah satu jurusan yang ada di SMK PGRI 1 Kudus. Pada awalnya jurusan ini bernama TKKR (Tata Kecantikan Kulit & Rambut) yang didirikan pada tahun 2015.
Dijelaskan, Program Keahlian Kecantikan dan Spa merupakan keahlian yang mempelajari kompetensi-kompetensi yang mendasari penguasaan tentang dasar-dasar pengetahuan, sikap kerja, dan keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang beautician, hairdresser, makeup artis, dan therapist yang profesional.
Sekolah membekali penguasaan keahlian kecantikan kulit, rambut, dan spa yang menjadi landasan bagi peserta didik untuk mendalami industri kecantikan dan spa, serta industri kreatif pada wirausaha bidang kecantikan dan spa.
“Kami tidak hanya belajar traditional massage, tetapi juga keahlian international massage”, jelas Fahriya.
Rombongan bisa menyaksikan bahwa seluruh fasilitas di Jurusan Kecantikan ini sesuai dengan standar salon kecantikan papan atas. Fasilitasnya lengkap, mulai dari gedung, ruang kelas, studio make up, lab facial, studio fotografi, ruang modelling, ruang body treatment (spa), dan lab perawatan rambut.


Kunjungan rombongan melihat ruang fasilitas manikur dan pedikur. Terlihat para siswa sedang berpraktik memberikan pelayanan kepada customer.
Untuk hair cosmetic sekolah bekerja sama dengan Keune Hair Cosmetic Indonesia. Produk ini sendiri berasal dari Belanda,yang produksinya di Australia. “Jadi kurikulum pembelajaran kami sudah diselaraskan dengan produk internasional tersebut. Produk itu juga sudah dipakai di salon salon besar di berbagai kota di Indonesia, jelasnya.
Di ruang make up, para siswa belajar make up cantik untuk daily, make up dua dimensi dan tiga dimensi.Yang terakhir itu dipergunakan untuk industri perfilman dan teater. “Kami juga belajar tentang kosmetik dan alatnya. Baik yang local brand maupun yang canggih”.
Fahriya juga mengatakan, di kelas 10 semua siswa belajar semua basic spa, make up, rambut. Di kelas 11 masuk penjurusan yang diminati. Misal minat soal rambut, maka di kelas 11 akan mempelajari lebih detail lagi.
“Di kelas 12, karena sudah penjurusan dan juga magang, maka biasanya kami mempelajari kembali apa yang tertinggal di kelas sebelumnya”.
Para siswa juga belajar fotografi sebagai pelajaran tambahan, untuk mengetahui lighting dan hasil foto yang maksimal. Photo shoot terhadap model bisa menjadi portofolio yang bisa diunggah di medsos para siswa.
Terakhir adalah pertunjukan modelling, yang merupakan ekstrakurikuler bagi para siswa. Di sini siswa semua jurusan boleh ikut. Rombongan menyaksikan peragaan busana yang dipentaskan oleh para siswa.
Kemudian juga menyaksikan bagaimana mereka membentuk kepribadian dengan berlatih berbicara kepada customer dengan benar. Selain juga bagaimana melayani customer dengan baik.
Bidang Perhotelan
Dalam gedung satu lini, rombongan dari Graha Padma juga melihat berbagai fasilitas pendidikan bidang Perhotelan. Guide untuk perhotelan Fahrel Helmi Firmansyah menjelaskan, praktik kerja lapangan siswa/i Kompetensi Keahlian Perhotelan dilaksanakan selama 6 bulan di beberapa tempat.
“Siswa dikirim ke Hotel Riss Ultima Malioboro Yogyakarta, Hotel @Hom by Horison Kudus, Hotel The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, dan Yogyakarta Marriott Hotel”, ucapnya.
Itulah sebabnya fasilitas praktik tata kelola room-room hotel di SMK itu juga didesain seperti fasilitas hotel berbintang lima. Ada ruang lobi, dan juga kamar serupa president suite.
Di SMK ini juga ada Program Bisnis Manajemen, dengan jurusan Perkantoran, Akuntansi, dan Marketing. Guide Iis menjelaskan, ruang ruang kelas yang ada dipakai untuk pembelajaran dan praktik front liner, digital marketing, dan komunikasi. Lulusannya diharapkan menjadi customer service e-commerce Blibli online, dan juga sebagai front liner. (BP
Padmanews.Id Online Lifestyle News





