28 April 2026
Home / Inside / Graha Padma Serahkan Fasum/Fasos ke Pemkot

Graha Padma Serahkan Fasum/Fasos ke Pemkot

Gedung Dit Pamobvit dan Masjid Al Ikhlas Senilai Rp 20 M

PT Graha Padma Internusa (PT GPI), pengembang Perumahan Graha Padma Semarang, menyerahkan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum/fasos) ke Pemkot Semarang, Selasa (22/9/2020).

”Kami menyerahkan fasum/fasos ke Pemkot Semarang. Yakni berupa penambahan dan perluasan gedung yang sudah ada, yakni Gedung Dit Pamobvit di kompleks Perumahan Graha Padma seluas 277 m2. Juga bangunan serbaguna seluas 96 m2 serta tanah seluas 1.710 m2 yang nilainya hampir Rp 10 miliar,” jelas Dirut PT GPI Hendro Setiadji saat pidato penyerahan fasum/fasos di ruang VIP Balai Kota Semarang.

Selain itu, lanjut dia, PT PGI juga menyerahkan fasum/fasos berupa tanah dan bangunan Masjid Al Ikhlas Graha Padma ke Wali Kota Hendrar Prihadi. Bangunan masjid seluas 706 m2 dengan luas tanah 1.341 m2 itu nilainya sekitar Rp 10 miliar.

”Kedua aset tersebut, yakni berupa tanah seluas 3.051 m2 dengan bangunan hampir mencapai 1000 m2 nilainya hampir Rp 20 miliar saya serahkan ke Pak Wali yang nanti bisa diteruskan ke Polda dan ke takmir masjid.”

Wali Kota Hendrar Prihadi (Hendi) menyambut baik penyerahan fasum/fasos oleh PT GPI kepada Pemkot Semarang.

”Sesuai dengan perda, developer diminta untuk menyerahkan fasum/fasos kepada Pemkot Semarang. Supaya bisa dipelihara dan dimaintenance dengan biaya APBD. Tapi sekelas GPI itu nggak perlu, karena developernya duitnya turah-turah,” kata Hendi yang disambut tawa serta tepuk tangan para hadirin.

Hendi berharap fasum/fasos berupa gedung Dit Pamobvit dirawat dengan baik oleh Polri (jajaran Polda Jateng) dan digunakan sebaik-baiknya.

”Semua tempat ibadah yang hari ini ada di fasum/fasos insya Allah tidak akan kami persoalkan. Murni dan mutlak menjadi kewenangan takmir dan yayasan. Yang penting menciptakan kondusivitas, kesolidan dan keguyuban untuk Kota Semarang dan Indonesia yang lebih baik.”

Sementara itu dalam sambutannya, Kapolda Jawa Tengah Brigjend Pol Ahmad Luthfi yang disampaikan Karolog Kombes R Bambang Ricky Sidonarto menyatakan bahwa penyerahan fasum/fasos Kantor Dit Pamovit Polda Jateng oleh PT GPI melalui Pemkot Semarang selaras dengan grand strategy Polri yakni partnership building.

”Telah terjalin kemitraan antara Polda Jateng dengan Pemkot Semarang dan PT Graha Padma Internusa dengan tujuan membangun Polri yang lebih baik serta meningkatnya pelayanan Polri sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat,” katanya.

Wujud dari kemitraan ini, lanjut dia, antara lain adalah penyerahan prasarana dan bangunan oleh PT GPI. Tahun 2010, Polda Jateng menerima hibah bangunan seluas 242 m2 untuk digunakan sebagai Polsek Kalibanteng, yang selanjutnya berubah menjadi Gedung Kantor Dit Pamobvit. Yang ketiga rumah bangunan aula 96 m2 oleh GPI kepada Polda Jateng.

”Atas penyerahan hibah ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Wali Kota Semarang dan PT GPI. Semoga dengan penyerahan aset ini dapat menunjang kelancaran tugas operasional kepolisian khususnya yang meliputi, lingkungan industri, objek wisata, objek khusus VVIP, lembaga negara serta kawasan tertentu yang memerlukan pengamanan khusus.”

Sementara itu usai acara serah terima fasum/fasos, Ketua Yayasan sekaligus Pembina Takmir Masjid Al Ikhlas Graha Padma Semarang Barat Ustadz Djunaedi (Abah Leo) menyatakan bersyukur dengan penyerahan fasos/fasum oleh PT GPI ke takmir melalui Pemkot Semarang.

”Alhamdulillah kita mendukung lingkungan yang adem dan sejuk. Semoga keberadaan masjid Al Ikhlas juga bisa mendukung dan mendongkrak penjualan rumah-rumah di Perumahan Graha Padma Semarang,” katanya.

Abah Leo menambahkan bahwa kondisi Masjid Al Ikhlas Graha Padma benar-benar makmur. Setiap Jumat harus menyewa tenda untuk melayani jamaah sholat Jumat.

”Meski PT GPI sudah melakukan pemekaran terus-menerus, namun jumlah jamaah sholat Jumat sering tak muat. Jamaah sholat Jumat selain warga Graha Padma dan sekitarnya juga para pimpinan dan staf di kantor-kantor pemerintah dan swasta yang ada di sepanjang Jl Hanoman dan sekitarnya. Untuk itu saya atas nama yayasan dan takmir menyatakan terima kasih kepada Pak Hendro dan manajemen PT GPI Semarang,” ujar Abah Leo didampingi Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas M Mirza.  (Ali)