
SEMULA orang-orang itu berteduh. Duduk berbincang satu sama lain di bawah pohon, dan berteduh di atas bayangan gedung-gedung dan tenda-tenda. Tepat pukul 15.00, mereka berkerumun di depan panggung Disk Jockey (DJ).
Lewat pengeras suara ada aba-aba kompetisi adu ceper mobil atau limbo akan segera dimulai, di kompleks The Club, Perumahan Graha Padma Semarang, Sabtu (24/8) lalu. Belasan mobil dari berbagai kategori sudah siap berbaris satu per satu untuk penjurian melewati pengukur ketinggian mobil.
“Sudah mau mulai nih Limbonya,” terang Faroq Haidar, anggota HRV Devotee Indonesia chapter Semarang.

Satu per satu mobil melewati alat pengukur dalam penjurian. Mereka akan dinilai di setiap masing-masing kategori. Di antaranya kategori mobil sedan, MPV, city car dan lain-lain.
Banyak kamera menyorot mobil-mobil modifikasi itu. Penggemar otomotif berkumpul. Peserta dari berbagai klub mobil atau modifikasi dari Semarang dan kota-kota sekitar. “Aturannya saat penjurian, mobil boleh diisi maksimal lima penumpang. Tidak boleh lebih. Tidak boleh pake velg standar. Mobil tidak boleh didorong (harus menggunakan mesin). Untuk kategorinya ada banyak ya,” terang salah satu juri melalui pengeras suara.

Satu per satu mobil melintas dengan modifikasi deru knalpot brong yang memekakkan telinga. Ada mobil tua seperti Toyota Kijang, ada pula mobil-mobil MPV baru seperti Daihatsu Xenia. Dan banyak merek-merek mobil lainnya.
Kompetisi itu merupakan salah satu bagian dari kegiatan Devoteenation 2019, Jambore Nasional ke empat komunitas mobil HRV Devotee Indonesia (HDI). Di mana Semarang menjadi tuan rumah, dan diselenggarakan di The Club Graha Padma.

Ketua umum HDI Dimas Hardiansyah menerangkan dalam jambore nasional itu setidaknya diikuti seratusan mobil dari banyak chapter se-nusantara.
“Paling jauh ada dari Balikpapan, ada juga Padang,” katanya.
Dia mengatakan, untuk lebih menyemarakkan kegiatan maka diadakan kompetisi-kompetisi modifikasi mobil. Tidak hanya dari HRV namun juga untuk merek-merek mobil lain.

“Supaya lebih ramai lebih menarik kita gandeng komunitas dan klub-klub modifikasi itu untuk berkompetisi di sini,” jelasnya. Lebih jauh, dia juga telah menyiapkan rencana untuk jambore nasional tahun depan. Ia menarget kegiatan akan dilakukan di Jakarta dengan melibatkan lebih banyak peserta lagi.(Ari)
Padmanews.Id Online Lifestyle News





