26 May 2024
Home / Top News / Wisata ke Masa Silam

Wisata ke Masa Silam

“Mengumpulkan kembali barang-barang kuno memang tidak gampang, namun kami bertekad untuk menjadikan Rumah Oei seperti rumah di masa lampau,” katanya. Belum lagi, teman atau relasi yang mengolok-olok buat apa buang uang di Lasem yang jauh dan sepi. Namun ia tetap tekun mengumpulkan barang-barang asli milik Rumah Oei dulu. “Dapat foto-foto jadul, gelas gumpil, ya tetap saya kumpulkan”.

Pertahankan Keaslian

Ia berkonsultasi dengan beberapa arsitek,  dan kebanyakan memang menyarankan untuk tetap mempertahankan keasliannya. Justru kekunoan itulah yang kemudian diminati oleh para pengunjung. Bahkan ruang penginapan utama yang kuno malah paling disukai tamu yang menginap.

“Kamar ini memang tetap seperti kamar di Lasem jaman dulu. Satu kamar diisi oleh enam orang. Mandi masih pakai gentong air. Selimut dan handuk juga kami pesan persis seperti yang digunakan dulu. Lalu tiap jam 22.00 kami perdengarkan penanda waktu, yakni lagu pengantar berita RRI jaman dulu,” tuturnya.

Rumah keluarga Grace ini memadukan unsur Cina dan Jawa. Ia memasang primbon Jawa dan shio Cina pada salah satu sudut tembok. Ia juga memasang besar-besar syair Joyoboyo yang ia terjemahkan dalam bahasa Mandarin dan Inggris. Di sudut lain juga terpasang kutipan presiden Indonesia, yakni Soekarno, Abdurrahman Wahid, dan Jokowi. Kemudian juga ada display kaset-kaset era 1950-an sampai 1990-an karya musikus Cina, Jawa, Amerika, Inggris, Australia, dan Indonesia. Kata Grace, kaset-kaset tua ini koleksi suaminya, Prof Hardono Susanto, seorang guru besar di Universitas Diponegoro Semarang.

Sejarah Rumah Oei berawal dari Oei Am, pria kelahiran Fujien Tiongkok 1798. Pada saat usianya 15 tahun atau sekitar 1813, Oei Am mendarat di Lasem. Setelah menetap dan bekerja di Lasem selama dua tahun, dia menikahi putri Lasem bernama Tjioe Nio.

Pada 1818, dia membangun rumah di Jalan Jatirogo 10 Lasem. Setelah meninggal dunia di usia 40 tahun, rumah tua itu kemudian diwariskan turun temurun. Dan akhirnya sampai Grace, yang merupakan generasi ketujuh. (BG)

About Eddy