25 October 2021
Home / Inside / Graha Padma Luncurkan Program Beli Rumah Free PPN

Graha Padma Luncurkan Program Beli Rumah Free PPN

Kebijakan pemerintah tentang pemberian insentif fiskal berupa pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk rumah dengan harga jual hingga Rp 5 miliar disambut dengan antusias, baik oleh developer maupun para konsumen.

Respon positif itu dikemukakan oleh Direktur Utama PT. Graha Padma Internusa, Z. Hendro Setiadji. “Kami menyambut gembira langkah pemerintah tersebut. Kebijakan ini seperti bantuan air di padang gurun, sangat berarti untuk menggerakkan sektor properti nasional, khususnya di kota Semarang. Dengan insentif menarik ini, kami yakin akan menggerakkan ekonomi yang sempat lesu akibat pandemi”, tutur Hendro.

Dijelaskannya, ada empat kriteria rumah tapak atau rumah susun yang diberikan fasilitas oleh pemerintah. Pertama, memiliki harga maksimal Rp 5 miliar sesuai dengan ketentuan di PMK 21/2021 tersebut. Kedua, diserahkan secara fisik pada periode pemberian insentif.

Ketiga, merupakan rumah baru yang diserahkan dalam kondisi siap huni. Keempat, diberikan maksimal satu unit rumah tapak atau hunian rumah susun untuk satu orang dan tidak boleh dijual kembali dalam jangka waktu satu tahun.

Ditambahkan, diskon 100% alias bebas PPN untuk harga jual rumah tapak dan rumah susun paling tinggi Rp 2 miliar. Kedua, diskon 50% PPN untuk harga jual rumah tapak dan rumah susun lebih dari Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar.

“Graha Padma siap untuk menyukseskan kebijakan pemerintah ini. Keunggulan kami adalah tersedianya rumah siap huni (ready stock) di berbagai cluster. Selain itu Graha Padma terletak cukup strategis karena dekat dengan pusat kota dan mempunyai fasilitas lengkap” papar Hendro.

Sosialisasi ke Masyarakat

Ia menjelaskan pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi peraturan ini kepada masyarakat umumnya dan konsumen khususnya, baik lewat medsos, iklan, billboard, agar momentum ini bisa dimanfaatkan konsumen mengingat kesempatannya terbatas.

PPN yang ditanggung Pemerintah diberikan untuk penyerahan yang dilakukan pada Masa Pajak Maret 2021 sampai dengan Masa Pajak Agustus 2021.

Marketing Manager PT GPI Nurwindhia Buntario yang mendampingi Hendro mengungkapkan, jual beli paling lambat Agustus 2021. “Graha Padma punya cukup stok rumah, sehingga konsumen tak perlu menunggu lama. Sertifikat sudah displit sehingga aman dan siap akad jual beli, baik KPR maupun tunai”, kata Nur.

Menurutnya, respon konsumen yang memanfaatkan free PPN hingga kini cukup bagus. “Bahkan ada satu rumah yang diperebutkan oleh tiga hingga empat calon konsumen. Akhirnya siapa yang cepat dia yang dapat, tidak bisa berlama-lama”.

Nur bercerita, sosialiasi Graha Padma lewat Instagram dan Facebook direspon tak hanya dari dalam kota, tetapi juga calon konsumen dari luar kota Semarang. “Ada konsumen dari Surabaya telepon pagi mau ke Semarang. Sore sampai, langsung lihat rumah di lokasi. Langsung dibayar. Konsumen dalam kota yang juga berminat rumah yang sama keduluan. Untung masih ada stok lain di dekat situ, dan dia pun juga langsung membayarnya”.

Adanya peraturan free PPN ini membuat penjualan rumah di Graha Padma naik cukup signifikan. Animo pasar yang bagus ini, lanjutnya, diharapkan bisa menggerakkan ekonomi yang lesu karena pandemi Covid-19. “Tugas Graha Padma untuk mendukung program pemerintah memulihkan perekonomian,” tuturnya.

Saat ini tersedia beberapa rumah satu lantai dan dua lantai di Graha Padma. Di Cluster Taman Rafflesia ada beberapa tipe untuk satu lantai. Dua lantai ada di Cluster Taman Anggrek. Juga di Cluster Adenia, Alamanda, dan Grandis. “Semua ready seratus persen,” ucapnya. (bp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *